KELANA - STOP ! SIAPAKAH YANG BERNAMA ALLAH ITU ?
ALLAH adalah nama DEWA bangsa ARAB yang mengairi bumi. (Melintasi batas-batas Agama, Muh. Wahyuni Nafis 1998, hal. 85)
ALLAH adalah nama DEWA yang disembah penduduk MEKKAH. (Agama Manusia, kata pengantar Djohan Effendi 1985, hal. 258)
ALLAH adalah suatu NAMA DEWA yang telah dikenal SEBELUM AL QUR'AN diwahyukan.
(Ensiklopedi Islam, Jakarta 1996, hal. 23)
ALLAH adalah NAMA yang disebut-sebut suku QURAISY, bangsa ARAB bersama-sama AL LATA dan AL UZZA (Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW jilid 1A hal. 269)
Maka menjadi jelaslah apa yang tertulis di dalam Kitab Suci berikut ini :
Lo yihye lekha (jangan ada padamu)
Eloim akherim al panai (Eloim lain dihadapanKU)
Ki kol eloim haamim elilim (sebab segala eloim bangsa-bangsa itu berhala, Keluaran 20 : 3 dan 1 Tawarikh 16 : 26 )
Bangsa Jawa juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Dewi Sri - Dewi padi
Ratu Kidul - Dewi penguasa laut selatan
Antabuga - Dewa penyanggah bumi
Bangsa Jepang juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Amaterazu - Dewa matahari
Amano uzume - Dewi penari
Susano - Dewa laut
Bangsa Cina juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Hian Thien - Dewa langit
Kwan Kung - Dewa perang
Kwan Iem - Dewi welas asih
Bangsa India juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Brahma - Dewa pencipta
Wisnu - Dewa pemelihara
Shiwa - Dewa perusak
Bangsa Babilonia juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Anu - Dewa tertinggi, ayah Ishtar
Ishtar - Anak Anu
Tamus - Dewa panen, kekasih Ishtar
Bangsa Yunani juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Zeus - Penguasa para dewa
Aphrodite - Dewi Cinta
Hipnos - Dewa tidur
Bangsa Romawi juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Yupiter - Penguasa para dewa
Neptunus - Dewa laut
Mercurius - Dewa pesuruh
Bangsa Mesir juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Amon Ra - Dewa matahari
Osiris - Dewa laut
Merkurius - Dewa pesuruh
Bangsa Arab juga mempunyai eloim (sesembahan) yang bernama :
Allah - Dewa tertinggi yang mengairi bumi
Allata - Dewi musim panas
Aluzza - Dewi musim dingin
Demikian jelas bahwa ALLAH adalah nama DEWA bangsa ARAB, namun nama ALLAH ini telah terdapat di dalam Alkitab yang dipakai oleh umat Kristen di Indonesia.
Bagaimanakah hal ini dapat terjadi ? Mari kita telusuri berdasarkan sejarahnya. Kitab suci Taurat dan Injil bangsa Israel tidak pernah memuat kata ALLAH, tetapi ELOIM.
Kata ELOIM di dalam Taurat dan Injil merupakan suatu gelar yaitu gelar yang harus disembah. Sembahlah Eloim ! (Wahyu 19 : 10). Segala bangsa telah mempunyai sesembahannya masing-masing, namun semuanya adalah berhala seperti ada tertulis :
Ki kol eloim haamim elilim, wa YAHWE samayim asa. Sebab segala eloim bangsa-bangsa itu berhala, tetapi YAHWE lah yang menjadikan langit.
(1 Tawarikh 16 : 26).
Hanya sesembahan bangsa Israel yang bukan berhala, tetapi berwujud ROH yang berinkarnasi, nitis, atau diam di dalam Yesus Kristus (Yeshua Hamashiah). Maka untuk membedakan terhadap sesembahan segala bangsa. Eloim-nya bangsa Israel telah menyatakan nama-Ny a yaitu YHWH, yang dibaca YAHWE.
Akulah YAHWE itulah namaKu. (Yesaya 42 : 8)
Itulah namaKu untuk selama-lamanya.
Dan itulah sebutanKu untuk turun-temurun.
(Keluaran 3 : 15)
Nama YAHWE ini harus dimuliakan.
Nama YAHWE ini harus dimasyhurkan (Mazmur 34 : 4)
Nama YAHWE ini harus dikuduskan (Matius 6 : 9)
Nama YAHWE ini tidak boleh disebut dengan sembarangan. (Keluaran 20 : 7)
Menurut sejarah, sampai dengan abad ke 13, penduduk indonesia, terutama di pulau Jawa tidak mengenal sebutan ALLAH maupun ELOIM. Yang mereka kenal adalah Sang Hyang Widi, Brahma, Wisnu, Siwa, Ganesa dalam agama Hindu dan Budha Gautama dalam agama Budha.
Pada abad ke 13, datanglah pedagang-pedagang Arab ke Indonesia, untuk berdagang dan menyebarkan agama Islam. Sejak itulah baru tersebar sebutan ALLAH itu. Pengikut agama Hindu dan Budha terdesak oleh pengikut agama Islam. Sebagian pengikut agama Hindu ber tahan di puncak gunung Tengger dan yang lain menyeberang ke pulau Dewata yaitu pulau Bali. Candi Prambanan merupakan prasasti pemeluk agama Hindu dan Candi Borobudur merupakan prasasti pemeluk agama Budha. Candi-candi tersebut mereka buat
pada abab ke 7.
Lima ratus tahun sesudah abad ke 13, di abad ke 18 masuklah penginjil-penginjil dari Jerman, antara lain Joseph Kamph ke Maluku, Riddel dan Schwarz ke Minahasa, Valentjin ke Sangir Talaud, Denninger ke pulau Nias, Nomensen ke daerah Tapanuli.
Mereka ini datang membawa kitab suci dalam bahasa Jerman. Di dalam kitab suci berbahasa Jerman ini kata ELOIM telah diterjemahkan menjadi GOTT. Kata GOTT ini tidak dikenal di Indonesia, maka perlu diterjemahkan ke dalam kata yang bisa dimengerti oleh masy arakat luas zaman itu, yang mengandung arti "yang disembah" atau "sesembahan". Pada zaman itu, kata ALLAH-lah yang sudah menyebar ke dalam masyarakat, maka kata GOTT telah diterjemahkan menjadi ALLAH. Pada waktu itu belum disadari oleh penerjemah bahwa ka ta ALLAH adalah nama DEWA.
Dari ELOIM menjadi GOTT dan akhirnya menjadi ALLAH. ELOIM dan GOTT sebenarnya BUKANlah NAMA, melainkan GELAR, yaitu gelar yang harus disembah (Wahyu 19 : 10), sedang bagi bangsa Arab, ALLAH adalah NAMA, nama DEWA, yaitu tuhannya bangsa Arab.
Di dalam Alkitab di Indonesia :
Eloim telah diterjemahkan dengan kata "Allah"
(Kejadian 1 : 1)
eloim telah diterjemahkan dengan kata "allah"
(Keluaran 20 : 3)
Adonai telah diterjemahkan dengan kata "Tuhan"
(Ulangan 9 : 26)
YAHWE telah diterjemahkan dengan kata "TUHAN"
(Kejadian 2 : 4) YAHWE Eloim telah
diterjemahkan dengan kata "TUHAN Allah" (Kej 2 : 4) Adonai YAHWE telah
diterjemahkan dengan kata "Tuhan ALLAH" (Ul 9 : 26) YAH YAHWE telah
diterjemahkan dengan kata "TUHAN ALLAH" (Yes 12 : 2)
Silakan memperhatikan dengan sungguh-sungguh !
Nama YAHWE telah diterjemahkan dengan nama ALLAH.
Nama YAHWE adalah nama sesembahan orang Yahudi dan Nasrani.
Nama ALLAH adalah nama sesembahan orang Arab yaitu nama DEWA.
Nama YAHWE yang harus dikuduskan, harus dimuliakan, harus dimasyhurkan dan tidak boleh disebut dengan sembarangan itu telah diganti dengan nama DEWA yaitu nama BERHALA. Jelaslah penggantian ini merupakan HUJAT yang sangat berat bagi Dia.
Untuk orang Kristen ...... Stop ! Stop ! Stu-u-uop ! Jangan diterus-teruskan hujat saudara. Kalau saudara semula tidak tahu, pasti akan diampuni, tetapi sekarang melalui email ini saudara menjadi tahu. Maka jangan diterus-teruskan ! Sebut Dia dalam doa saudara,
Bapa kami yang di sorga,
Yahwe Eloim di dalam Yesus Kristus .... dstnya.
Pasti doa saudara dijawab oleh Dia ! Amin.
Beberapa orang Kristen mengatakan bahwa kata ALLAH sudah kami pakai ratusan tahun, bahkan Alkitab bahasa Arab juga menyebutkan kata ALLAH. Memang benar, namun sumber iman Kristen bukan dari bangsa Arab tetapi dari bangsa Israel yang tidak pernah menyebut kata ALLAH ! Juga masalahnya bukan terletak kepada pemakaian kata itu sudah dalam kurun waktu yang ratusan tahun, tetapi terletak pada kata nama itu BENAR atau TIDAK BENAR untuk pengganti nama YAHWE. Marilah kita bersama-sama menegakkan
kebenaran di atas segala hal.
Beberapa orang juga mengatakan bahwa Shakespeare saja menyebutkan :
What is a name ?
Apa sih artinya nama, yang penting kan yang dimaksud. Yah, itu kata Shakespeare, tetapi Firman TUHAN menyebutkan :
"Menurut ucapanmu, kamu akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula kamu akan dihukum !"
(Matius 12 : 37)
Maka janganlah sembrono menggunakan mulut kita supaya kita tidak kena hukumanNya. Saudara ingin mendapatkan sesuatu dengan tujuan yang sudah saudara anggap benar, tetapi keliru dalam mengucapkannya maka saudara tidak berhasil mendapatkannya.
Penyebutan Eloim dengan Allah dan penyebutan YAHWE dengan ALLAH telah pula memberikan kesan yang menyesatkan, yaitu DIKIRA yang disembah bangsa Arab itu SAMA dengan yang disembah orang Yahudi dan Kristen.
Dan untuk orang Muslim .... Sadarilah bahwa yang saudara sembah sekarang menurut agama saudara itu adalah nama DEWA dari bangsa Arab. Secara tidak langsung saudara telah mengaminkan suatu BERHALA. Di sisi lain saudara menuding umat agama lain menyembah berhala, tapi saudara secara tidak sadar telah menyembah suatu DEWA bangsa Arab yang bernama ALLAH.
Bertobatlah !
12.12.06
Nama Nama Yang Pernag Diagungkan dan akan terus DiAgungkan...
Posted by
Grey Apple
at
2:41 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment