17.9.07

..

Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan
Kasih sayang untuk dikenang
Mungkin saja perpisahan itu
Ternyata untuk selamanya
- Jean Paul Richter


Type the rest of your post here.

selengkapnya...

.

Kebahagiaan tersebar dalam hidup
Adalah rasa pasti bahwa kita dicintai

- Victor Hugo

selengkapnya...

.

Mencintai dan dicintai
Adalah merasakan kehangatan matahari
Dari kedua sisi
- David Viscott

selengkapnya...

13.9.07

~---~

Hanya dengan mencintailah
Kita dapat belajar mencintai

- Irish Murdoch

selengkapnya...

*-*

Genta bukanlah genta sebelum dibunyikan
Lagu bukanlah lagu sebelum dinyanyikan
Cinta di sanubari bukanlah untuk dipendam
Cinta bukanlah cinta sebelum dipersembahkan.


- Oscar Hammerstein

selengkapnya...

Berkorban Demi Teman

Kisah ini diceritakan pada suatu hari Minggu oleh seorang pendeta tua. Kisahnya benar-benar terjadi, ketika pendeta itu melakukan dinas militer.

Pada suatu hari sersan pelatih muncul dan tiba-tiba mencampakkan sebuah granat tangan ke tengah-tengah sekelompok prajurit muda. Mereka lari berpencar, buru-buru mencari perlindungan. Sersan itu lantas mengatakan bahwa granat itu tidak ”hidup” dan ia Cuma ingin


melihat reaksi mereka. Keesokan harinya seorang prajurit yang baru masuk menggabungkan diri ke kelompok itu. Sersan pelatih mengatakan kepada mereka agar jangan memberi tahu prajurit baru itu tentang apa yang akan terjadi. Sewaktu sersan itu kemudian muncul dan melemparkan granat ke tengah-tengah mereka, prajurit baru itu, yang tidak tahu bahwa granat itu takkan meledak, buru-buru menjatuhkan diri diatas granat agar ledakannya tidak mencederai rekan-rekannya. Ia mau berkorban demi keselamatan rekan-rekan sesama prajurit.

Tahun itu ia dianugerahi satu-satunya medali untuk keberanian dan ketabahan yang diberikan bukan pada waktu perang.

selengkapnya...

8.9.07

My Best Friend

Ini adalah pengakuan, pujian, ucapan terima kasih, ungkapan rasa hormat, kekaguman, dan bukti cinta seorang suami kepada istrinya, yang kemudian dituangkan dalam sebuah lagu yang sangat mealting heart...


You placed gold on my finger
You brought love like I never know
You gave life to our children
And to me, a reason to go on

When I need hope, an inspiration
You're always strong when I'm tired and weak
I could search this whole world over
You're still everything that I need

You're my bread, when I'm hungry
You're my shelter, from trouble winds
You're my anchor, in life's ocean
But most of all,
You're my best friend...

selengkapnya...

......

Jika Anda menemukan Allah dengan sangat mudah, mungkin yang Anda temukan bukanlah "Allah" - Thomas Merton

"Seorang filsuf pernah bertanya, "Dimana Allah?"
Orang Kristen menjawab, "Izinkanlah saya bertanya dulu kepada Anda, dimana Allah tidak ada?" - John Arrowsmith

selengkapnya...

Filosofi Jeruk Nipis

Dunia ini begitu kejam, sehingga jika disakiti, hatimu akan terasa seperti teriris-iris dan ditetesi jeruk nipis. Namun jangan khawatir, dengan begitu, engkau akan menjadi lebih "matang"...

selengkapnya...

Filosofi Garrow

Jangan biarkan siapapun menguasai pikiran atau tubuhmu. Jagalah agar pikiranmu tidak terpengaruh.
Seseorang bisa jadi merdeka tetapi lebih terkekang dari pada budak.
Berikan telingamu pada orang-orang, tapi

jangan berikan hatimu.
Tunjukan penghormatan pada mereka yang berkuasa, tapi jangan mengikuti dengan membabi buta.
Nilailah dengan logika dan pertimbangan, tapi jangan berkomentar..

selengkapnya...

telanjanglah untukku

Apa yang kamu ketahui tentang telanjang? Apakah telanjang itu tak lebih dari sekedar tampilan vulgar yang memancing ”naluri liar” kita..? Kalau jawaban Anda iya, selamat, berarti anda adalah satu dari sekian banyak orang normal yang selalu tertarik dengan hal-hal yang berbau vulgar. Tak ada salahnya kita sebagai manusia normal, yang memiliki hasrat dan naluri (walaupun terkadang ada sedikit naluri kebinatangan..),


karena tanpanya, hidup kita akan hampa. Tidak ada kehangatan dan gairah yang membantu kita melewati hari-hari kita. Tak ada pesona lebih yang dapat kita rasakan apabila kita mencoba menampik bahwa kita sebagai manusia biasa menolak untuk merasa terpacu (kalau tidak ingin dikatakan terangsang..) dengan hal-hal yang berbau telanjang dan vulgar.

Aku sempat mencoba melakukan survey kecil-kecilan untuk mencari tahu, seberapa jauh pemahaman manusia mengenai kata telanjang. Walaupun hasilnya sepertinya sudah kasat mata (bahkan sebelum saya berpikir untuk melakukan survey..), namun saya mencoba melihat sisi lain dari pandangan teman-teman dekat saya. Aneh juga, saya yang biasanya begitu pendiam, tertutup, introvert, pemalu, dan segala tetek bengek psikologis (saya mengetahuinya dari psikolog saya, dr. Dickson L) tiba-tiba menanyakan hal yang bagi sebagian orang (setidaknya di domisili sekitar saya) sangat tabu untuk dibicarakan. Saya pun menjawab, hanya untuk bahan perenungan.

Latar belakang responder (terlalu pro..) yang bermacam-macam menjadikan beragam tanggapan mengenai ”telanjang”. Tua dan muda, pekerja dan pengangguran, laki-laki dan perempuan, telah saya tanyai. Sangat menarik, walaupun banyak yang boleh dikatakan berpikiran ”dangkal”, namun ternyata masih ada juga pribadi-pribadi yang mempunyai pandangan ”sangat tabu” tentang telanjang untuk dibicarakan. Ketika ditanyakan pendapatnya tentang telanjang, salah seorang responden saya (dan akhirnya orang ini menjadi teman karib saya) mengatakan bahwa baginya seseorang dikatakan telanjang apabila ia hanya mengenakan kaos singlet atau tanpa lengan, bahkan walaupun jika ia mengenakan celana panjang. Ia selalu menganggap rendah pribadi yang berpakaian terlalu ”terbuka” (pandangan yang kejam, namun harus saya akui, saya menyetujuinya).

Bagi saya pribadi, menyenangkan rasanya melihat kenyataan ini. Artinya, tradisi kita sebagai bangsa timur yang menghormati hal-hal tabu masih meninggalkan bekas yang mungkin saja bisa membawa kembali generasi muda kita untuk tidak terlindas arus modernisasi yang seperti pedang bermata dua, meningkatkan kualitas dan kompetensi manusia, namun juga menghancurkan nilai-nilai tradisi bangsa itu sendiri...


selengkapnya...

31.8.07

Menginstal CINTA KASIH

Ingin menginstal CINTA KASIH dalam hati Anda?

Langkah pertama adalah MEMBUKA HATI Anda.
Gunakan Start Menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE...



Aktifkan program ini sesering mungkin sampai program SAKIT HATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE, dan BENCI.COM terhapus.
Dengan demikian CINTA KASIH mulai terinstal secara otomatis.

Jika dalam menginstal anda mendapat pesan ERROR 412-PROGRAM NOT RUN INTERNAL COMPONENT, berarti program CINTA KASIH diset untuk aktif di HATI EKSTERNAL anda.

Cara mengaktifkan di HATI INTERNAL anda:
Klik pulldown direktori yang disebut "PASRAH", pilih file-file yang tersedia seperti "MYHEART"MEMAAFKAN-DIRI-SENDIRI.DOC, dan MENYADARI KEKURANGAN.TXT.
Hati anda akan terisi file baru.

SENYUM.MPG aktif di monitor hati anda, dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dicopy ke hati anda.

CINTA KASIH adalah freeware.
Pastikan untuk memberikan kepada orang lain yang anda temui.



dikutip dari catatan harian seorang hacker..
U know who U R

selengkapnya...

22.8.07

Penghalang di Jalan

Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.
Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat,

untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu.
Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur.
Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan.
Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya,ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja.
Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan,tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.

selengkapnya...

Memberi Ketika Dibutuhkan

Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat

sembuh dari penyakit yang sama.
Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu.Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut....asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".
Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,disamping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang.
Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter... ?"
Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya.
Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya....

selengkapnya...

Hargailah Dirimu Sendiri, Juga Orang Lain

Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani. Di zaman es krim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya.
Anak ini kemudian bertanya

"Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya.
"50 sen..." balas si pelayan.
Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya.... "Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi.
Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak...dan pelayan ini mulai tidak sabar.
"35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan.
Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya.
"Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya.
Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja
dan terus melengos berjalan. Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia tercekat mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.
Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak" ......

selengkapnya...

Tindakan dan Ketulusan

Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin numpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini....


Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an,yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda. 7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an !) khusus dikirim kerumahnya.Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :
" Terima kasih nak, karena membantuku di jalan tol malam itu.
Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku.
Untung saja anda datang dan menolong saya.
Karena pertolongan anda,
saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat... hingga wafatnya.
Tuhan memberkati anda, karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"
Tertanda
Ny.Nat King Cole.
Catatan :
Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA

selengkapnya...

Kenalilah Sekitarmu

Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir.
Isi soal terakhir ini adalah :...


Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ?
Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi,berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya... ?
Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak.
"Tentu saja Dihitung !!" kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting!. Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman,atau sekilas "hallo"! Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".

selengkapnya...

Bias

Pedih rasanya mendapati hatiku sendiri tersayat sembilu,
Padahal dulunya tak beigini.
Hidupku sempurna.
Ah...itu ternyata hanya impian belaka...



Seperti anak kecil dengan mainan impainnya,
Begitulah aku bermain-main dengan hidup.
Kesana, kemari, berlarian tanpa beban
Berjalan seolah hidup ini terlalu indah
Untuk dibiarkan berjalan tanpa ada hentakan cepat.

Padahal, akhirnya kusadari, itulah yang aku butuhkan selama ini.
Berjalan pelan dan mengamati...
Hidupku sempurna.
Ah...itu ternyata hanya impian belaka.

Berjalanlah dengan semangat,
Jangan tangung-tanggung terhadap dirimu.
Jangan biarkan dirimu hanya mengikuti
Tapi jadilah penentu arah
Agar kau selalu berada di depan

Padahal, akhirnya kusadari, itulah yang aku butuhkan selama ini.
Sesekali jadilah yang mengikuti...
Hidupku sempurna.
Ah...itu ternyata hanya impian belaka.

Aku tahu,
Itu adalah hakmu untuk menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan,
dengan riap-riap kecepatan,
dan dengan semangat yang terus menggebu-gebu.
Namun ada beberapa hal yang perlu kita ingat,
Kedamaian dan ketenangan tanpa terburu-buru,
Membiarkan orang lain ikut ”terlihat” dalam alur hidup kita
Akan menjadikan hidup kita lebih bermakna dan berkembang,
Karena kita tidak sendiri.

selengkapnya...

Legenda Pohon Bambu

Alkisah suatu saat, tumbuhlah serumpun pohon bambu dilereng bukit. Diatara banyak batang-batangnya, ada sebatang bambu yang paling indah sedang berayun-ayun dengan anggun dan riang karena tertiup angin dari bukit sebelah. Tampak dari jauh sangat mengagumkan untuk dilihat



Kemudian datang seorang pria, dengan mebawa pemotong bambu. Terlihat dengan sangat antusias dan teliti, ia seakan sedang mencari sesuatu yang terbaik diantara ribunan pohon bambu tadi.

Setelah menimbang-nimbang dan berpikir sesaat, pria itu memutuskan untuk menebang salah satu batang bambu yang diperlukannya.

Sang bambu yang indah tertegun sejenak menyadari bahwa ialah yang dipilih oleh sang pria.

Dengan perlahan, sang bambu berkata pada sang pria, ” Sebelum Engkau menebangku Pak Tua, ada satu permintaan terakhir dariku untukmu”.

Sang pria menjawab dengan bijak, ”Apakah itu?”.

” Aku adalah bambu terindah di serumpunan ini. Engkau boleh membawaku, gunakanlah aku sesuai keinginanmu. Tapi janganlah engkau membelah tubuhku yang indah ini”, demikian sang bambu berkata.

”Namun agar dapat bermanfaat bagiku, engkau harus kubelah...”, jawab Pak Tua.

Mendengar jawaban Pak Tua, sang bambu berayun-ayun dengan sedih dan berduka. Angin lembut bersemilir disekitarnya. Kemudian, sambil membungkuk dan berbisik, akhirnya sang bambu berkata, ”Baiklah Pak Tua, jika itu yang harus kau lakukan. Tebanglah aku”.

Pak Tua pun menebang bambu yang indah itu, membawanya ke desa. Bambu itu kemudian dibelah dan diletakkan diantara sumber air dan desa, untuk mangaliri desa, membawa kehidupan dan kesegaran baru.

Seringkali agar kita dapt berguna bagi sekitar kita, kita harus merelakan diri untuk ”dibelah” oleh sang Arsitek Agung.

selengkapnya...

13.8.07

Surat Untuk Saudaraku..

hidup itu takkan indah bila engkau belum pernah merasakan derita.
banyak hal yang masih harus kupahami dalam duniaku sendiri.

kita tak hidup dalam dunia yang sama.
singkirkan semua pemahaman kuno itu dari otak lamamu,
karena kita...


sekarang masing-masing adalah manusia yang mandiri,
yang terlalu angkuh hanya untuk sekedar mengucapkan "Apa kabar?".

Lidah kita bahkan lebih berat daripada otak kita sendiri sehingga hanya dapat
bergerak apabila harus "menjilat".

dunia bukan tempat yang indah seperti dalam dongeng.
singkirkan semua pemahaman kuno itu dari otak lamamu,
karena kita hanya akan meyakiti diri kita sendiri,
bila kita tulus membantu sesama.

apakah dunia kita ini akan berubah...?
aku tak yakin.

pesimis.

itu kata yang cocok untuk menggambarkan harapan indah kita.

semua yang kita lakukan, hanya akan kita lakukan, bila ada sesuatu untuk kita disana.

jangan dendam padaku, saudaraku,
kutahu engkau orang yang sangat ingin-bahkan melebihi siapapun..
agar dunia menjadi tempat yang indah, ramah, menyenangkan, dan hangat untuk ditinggali.

namun, kau pun harus melihat kenyataan,
jangan naif.

kupikir lebih baik,
apabila aku berkata jujur padamu.

selengkapnya...

memilih menjadi bijak

"..orang bodoh enggan memberi maaf dan melupakan kesalahan,
orang naif selalu siap memaafkan dan melupakan kesalahan.
sedangkan orang bijak mau memaafkan, tapi tidak melupakan kesalahan..."

Thomas Szasz (1920-...)

dan aku memilih menjadi orang bijak.

selengkapnya...

Sepasang Tapak Kaki

Kubuka pintu Gereja yang selama ini telah begitu akrab dengan kehidupanku. Kupandangi tempat lilin yang pasti dipenuhi oleh sidik jariku selama ini. Hanya kesunyian pagi yang menemaniku. Aku begitu marah, kecewa, dan putus asa. Semua yang sempat kuharapkan terasa berantakan, dan ini semata-mata disebabkan oleh ketidak pedulian Tuhan, yang kupikir tidak mau mendengarkan doa-doaku... Kuteriakkan nama Tuhan dengan penuh kekecewaan


di dalam Gereja itu, dan tanpa kusangka Tuhan menampakkan diri sambil tersenyum penuh kasih.

Tuhan mendekatiku, dan diangkatnya aku melintasi dimensi ruang dan waktu. Bagaikan menonton film, aku melihat kehidupanku sendiri dari waktu ke waktu, melintasi padang waktu. Setiap langkah hidupku, meninggalkan sepasang jejak tapak kaki di pasir waktu. Kuperhatikan bahwa ada sepasang tapak kaki lain yang mendampingi tapak kakiku. Aku bertanya kepada Tuhan, "Tuhan, jejak kaki siapakah yang selalu menyertaiku dalam pengembaraan hidupku ini ?"

Dengan kasih Tuhan menjawab, "Jejak kakiKu, anakKu..."

Kembali kupandangi jejak-jejak tapak kaki tersebut, dan aku kembali menjadi marah, karena setiap kali melewati pasir-pasir waktu kesedihan, jejak kaki yang nampak hanyalah sepasang. Kupikir Tuhan meninggalkanku ketika aku sedang menghadapi kesedihan. Penuh protes kuteriaki Tuhan, "Kau selalu mengiringi langkahku Tuhan, tapi kemanakah Engkau ketika sedang kubutuhkan, kemanakah Engkau ketika aku sedang menghadapi masalah berat dan kesedihan !?"

Kembali Tuhan tersenyum penuh kasih dan menjawab, "Perhatikanlah lagi jejak kaki yang memang hanya sepasang itu anakKu..."

Dengan jengkel kuperhatikan sepasang jejak kaki itu, dan ternyata jejak yang hanya sepasang itu tampak lebih dalam dibanding dengan jejak-jejak dua pasang kaki yang lain

"Justru ketika kamu sedang begitu sedih, menghadapi masalah besar, dan nyaris putus asa itulah Aku berada begitu dekat denganmu, karena Aku menggendongmu, sehingga kamu dapat menyeberangi pasir-pasir waktu kesedihan, Aku sama sekali tidak meninggalkanmu, karena Aku menggendongmu AnakKU..." kata Tuhan.

selengkapnya...

Kisah Kotak Hitam dan Kotak Emas

Suatu ketika, Tuhan datang kepadaku. Dia membawa untukku, sebuah kotak hitam dan sebuah kotak emas. Kotak emas itu begitu indah dan kemilau, sedangkan kotak hitamnya suram dan kusam.

Kurawat kedua kotak pemberian Tuhan itu baik-baik. Kubersihkan setiap hari, dan kuperiksa masing-masing isinya. Setiap kuperiksa kotak emasku, kudapati isinya terus bertambah sehingga hari demi hari bertambah berat. Anehnya,


kotak hitamku tetap saja kosong tak berisi sedikitpun. Rasa penasaranku terjawab ketika suatu malam Tuhan datang kembali kepadaku.

Begitu melihat kedatanganNya, aku langsung bertanya, "Ya, Tuhan, kotak emasku terus bertambah isinya, bahkan sampai meluap keluar, tapi mengapa kotak hitamku masih saja kosong tidak berisi ?" Sambil tersenyum Tuhan menjawab, "Anakku, kotak emasmu itu kuisi tiap hari dengan sukacita dan bahagiamu..."

Kemudian kubawa kotak hitamku yang masih kosong dan sangat ringan, kubuka di hadapan Tuhan dan aku bertanya padaNya, "Bagaimana dengan kotak hitamku ?"

Jawab Tuhan, "Kotak hitam ini adalah tempat untuk semua kesedihan dan dukacitamu..."

Kuperiksa kembali kotak hitamku, ternyata dasarnya berlubang, kuraba lubang tersebut, dan dapat kugapai hati Tuhan melalui lubang tersebut. Ternyata semua dukacitaku, kesedihanku, dan penderitaanku telah mengalir keluar melalui lubang dan tertampung di hati Tuhan.

Kupandang Tuhan, Dia tersenyum dan berkata, "Karena Aku Mencintaimu..."

selengkapnya...

10.8.07

Tragedi Buah Apel

Kardinal Roncalli, yang di kemudian hari menjadi Paus yohanes XXII, pada suatu perjamuan malam kenegaraan duduk semeja dengan seorang putri bangsawan yang masih muda. Putri muda ini berpakaian sangat minim. Kardinal menunjukkan


rasa kurang senangnya. Dia bersikap acuh tak acuh sampai akhirnya acara makan malam tiba. Beliau mengambil buah apel dan mengupasnya, lalu memberikannya kepada bangsawan itu.

"Terima kasih banyak, Monsinyur. Saya memperoleh kehormatan besar dari Monsinyur," kata putri muda itu dengan mata berbinar.

Monsinyur menanggapi, "Setelah Hawa makan buah apel, ia menyadari betapa minimnya pakaian yang ia pakai."

selengkapnya...

Menjemput Dokter

Pada suatu malam yang berhujan lebat dan berangin kencang, telepon berdering di dalam rumah seorang dokter.

"Istri saya sakit, Pak Dokter," terdengar suara minta pertolongan, "dia sangat membutuhkan Dokter segera."

"Dapatkah Bapak menjemput saya?" pinta sang dokter, "mobil saya

sedang masuk bengkel."

"Apa?!" terdengar sahutan amarah di seberang telepon, "saya harus pergi menjemput Dokter pada malam yang berhujan lebat seperti ini?"

Kita sering kali menuntut pelayanan dari orang lain, sementara kita sendiri tidak mau memberikan diri bagi orang lain.

selengkapnya...

Bila Aku Terlalu Menuntut

Hari ini, di dalam bus, aku melihat seorang gadis yang cantik dan berambut panjang.
Aku iri padanya. Dia tampak ceria dan bahagia.
Dia berdiri dan turun dari bus, ternyata dia berjalan pincang.
Ia hanya mempunyai satu kaki dan memakai penyangga.
Saat dia melewatiku, ia tersenyum.

Oh Tuhan, maafkanlah aku bila aku terlalu menuntut.
Aku mempunyai dua kaki. Dunia adalah milikku.

Aku berhenti untuk beli bunga lili.
Seorang anak yang menjualnya sangat ramah.
Aku berbicara dengannya. Ia tampak

sedemikian gembira.
Dan ketika aku hendak pergi, ia berkata, "Terima kasih banyak. Anda sedemikian baik.
Menyenangkan sekali bertemu dengan anda. Anda tahu bila saya buta."

Oh Tuhan, maafkanlah aku bila aku menuntut.
Aku mempunyai dua mata. Dunia ini milikku.

Kemudian aku berjalan sepanjang jalan.
Aku melihat seorang anak bermata bening.
Ia berdiri dan memperhatikan anak-anak sebayanya bermain.
Aku berhenti sejenak, dan menyapanya, "Mengapa engkau tidak bermain bersama mereka?"
Ia melihat ke depan dengan pandangan kosong.
Dan aku tahu, ternyata ia tuli.

Oh Tuhan, maafkanlah aku bila terlalu menuntut.
Aku mempunyai dua telinga. Dunia menjadi milikku.

Kusadari,
dengan kaki aku bisa berjalan pergi,
dengan mata aku isa melihat sinar mentari,
dengan telinga, aku bisa mendengar apa yang ingin kuketahui.

Tuhan, terima kasih! Maafkanlah kalau aku masih menuntut.

selengkapnya...

Konservatif dan Progresif

Agar bisa berjalan,
satu kakimu harus di tanah dan yang lain di udara.

Jika kedua kakimu di tanah, kamu tidak bergerak;
artinya, kamu terlalu konservatif.

Jika kedua kakimu di udara, engkau akan terjerambab jatuh;
artinya, kamu terlalu progresif.

selengkapnya...

Jejak Kaki Allah

Seorang ahli dari Perancis sedang mengadakan perjalanan di tengah padang pasir. Ia membawa seorang penunjuk jalan dari Arab. Menjelang matahari terbenam, orang Arab itu menggelar tikar diatas tanah dan berdoa.

"Apa yang kamu lakukan?" orang Perancis itu bertanya.



"Berdoa."

"Kepada siapa?"

"Kepada Allah."

"Apakah kamu pernah melihat Allah?"

"Belum."

"Jadi, kamu tolol."

Pada pagi berikutnya, ketika ahli itu keluar dari tendanya, ia memandang sekeliling dan berkata, "Ada seekor unta disini tadi malam."

Orang Arab itu memandangnya dan berkata, "Apakah anda melihatnya?'

"Tidak."

"Jadi, anda tolol juga."

"Tapi kamu dapat melihat jejak telapak kakinya disekitar tenda."

Orang Arab itu menunjuk ke arah matahari terbit, "Di sanalah ada jejak telapak kaki Allah!"

selengkapnya...

Pelayanan

Ada sepucuk surat yang tulisannya seperti cakar ayam. Surat itu ditujukkan kepada Tuhan. Seorang pegawai pos


menjadi bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ia meutuskan untuk membuka lalu membacanya: "Tuhan, namaku Tomi. Aku berumur enam tahun. Ayah sudah meninggal. Ibu sekarang bekerja keras untuk membiayai enam anak. Dapatkah Tuhan mengirim untuk keluargaku lima ratus ribu rupiah?"

Bapak pegawai pos itu tergerak hatinya. Ia enunjukkan surat itu kepada kawan-kawannya. Mereka bersedia mengumpulkan uang untuk menyumbang kepada keluarga itu.

Beberapa minggu kemudian, mereka menerima surat kedua yang isinya: "Lain kali tolong Tuhan kirimkan langsung ke alamat rumah kami. Jika lewat kantor pos, mereka mengambil tiga ratus ribu rupaih."

selengkapnya...

PAY IT FORWARD

Saat terlintas keraguan apakah mungkin perbuatan baik yang kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada orang lain akan mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film "PAY IT FORWARD" bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada orang lain.

Kisahnya bercerita tentang


seorang anak umur delapan tahun bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya, maka dia yakin bahwa suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi.
Dia menamakan ide tersebut: "PAY IT FORWARD"

Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent), seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.

Percobaanpun dimulai :
Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor.
Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat
sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya "PAY IT FORWARD, MOM"

Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan
kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah ibunya (nenek si
Trevor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak
pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki
hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor
mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :"PAY IT FORWARD, MOM"

Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima
dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda
yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang untuk bersembunyi di
mobil si nenek, ketika para pengejarnya sudah pergi, si pemuda mengucapkan
terima kasih, si nenek berpesan : "PAY IT FORWARD, SON".

Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan
tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis
kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis
kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, si pemuda berpesan kepada
ayah si gadis kecil : "PAY IT FORWARD, SIR"

Ayah si gadis kecil yang terkesan dengan kebaikan si pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena kecelakaan pada saat sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima kasih, ayah si gadis berpesan:"PAY IT FORWARD"

Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya istilah "PAY IT FORWARD" tersebut, jiwa kewartawanannya mengajak dia untuk menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan tempat persembunyian, putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut.

Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, Si wartawan mengatur agar Trevor
bisa tampil di Televisi supaya banyak orang yang tergugah dengan apa yang telah dilakukan oleh anak kecil ini. Saat kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor mengajak semua pemirsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.

Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman
sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan, selesai penguburan Trevor,
betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya dengan melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.

Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan Tuhan didalam hidup kita, dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepadaNya, jawaban Tuhan hanya sesederhana ini: "PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu)"

selengkapnya...

Kisah Pohon Apel

Di suatu masa dahulu ada sebatang pohon apel yang amat besar. Seorang
kanak-kanak lelaki begitu gemar bermain-main di sekitar pohon apel
ini setiap hari.Dia memanjat pohon tersebut, memetik serta memakan
apel sepuas-puas hatinya, dan


adakalanya dia beristirahat lalu
terlelap di pohon apel tersebut. Anak lelaki tersebut begitu
menyayangi tempat permainannya dan sepertinya pohon apel itu juga
menyukai anak tersebut.

Waktu berlalu... anak lelaki itu sudah besar dan menjadi seorang
remaja. Dia tidak lagi menghabiskan waktu setiap hari bermain di
sekitar pohon apel tersebut. Namun demikian, pada suatu hari dia
datang ke pohon apel tersebut dengan wajah yang sedih. "Marilah
bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohon apel itu." Aku bukan lagi
kanak-kanak, aku tidak lagi gemar bermain dengan engkau," jawab
remaja itu." Aku mau mainan. Aku perlu uang untuk membeli mainan,"
tambah remaja itu dengan nada yang sedih. Lalu pohon apel itu
berkata, " Kalau begitu, petiklah apel-apel yang ada padaku. Juallah
untuk mendapatkan uang. Dengan itu, kau dapat membeli permainan yang
kau inginkan."

Remaja itu dengan gembiranya memetik semua apel dipohon itu dan pergi
dari situ. Dia tidak kembali lagi. Pohon apel itu merasa sedih.
Kemudian waktu terus berlalu...Suatu hari, remaja itu kembali. Dia
semakin dewasa. Pohon apel itu merasa gembira. "Marilah nak bermain-
main di sekitarku," ajak pohon apel itu."Aku tak waktu untuk bermain.
Aku terpaksa bekerja untuk mendapatkan uang. Aku ingin membuat rumah
sebagai tempat perlindungan untuk keluargaku. Maukah kamu menolongku
wahai pohon apel?" Tanya anak itu."

Pohon apel menjawab "Maafkan aku. Aku tidak mempunyai rumah. Tetapi
kau boleh memotong dahan-dahanku yang besar ini dan kau buatlah rumah
dari padanya." Lalu, remaja yang semakin dewasa itu memotong seluruh
dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembiranya. Pohon
apel itu pun turut gembira tetapi kemudiannya merasa sedih karena
remaja itu tidak kembali lagi.

Suatu hari yang panas, seorang lelaki datang menemui pohon apel yang
sudah gundul itu . Lelaki itu sebenarnya adalah anak lelaki yang
pernah bermain-main dengan pohon apel itu. Dia telah matang dan
dewasa."Marilah bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohon apel itu."
Maafkan aku, tetapi aku bukan lagi anak lelaki yangsuka bermain-main
di sekitarmu. Aku sudah dewasa. Aku mempunyai cita-cita untuk
belayar. Malangnya, aku tidak mempunyai perahu. Maukah kau
menolongku lagi ?" kata lelaki itu."

Aku tidak mempunyai perahu untuk diberikan kepadamu. Tetapi kau boleh
memotong batang utama pohon ini untuk dijadikan perahu. Kau akan
dapat belayar dengan gembira," kata pohon apel itu. Lelaki itu merasa
amat sedang dan menebang batang pohon apel itu. Dia kemudiannya pergi
dari situ dengan gembiranya dan tidak kembali lagi.

Akhirnya pada suatu hari, seorang lelaki yang semakin dimakan usia,
datang kembali menuju pohon apel itu. "Maafkan aku. Aku tidak ada apa-
apa lagi untuk diberikan kepadamu. Aku sudah memberikan buah untuk di
jual, dahanku dan ranting untuk kau buat rumah, batang utamaku untuk
buat perahu. Aku hanya akar yang hampir mati..." kata pohon apel itu
dengan nada pilu.

"Aku tidak mau apelmu karena aku sudah tidak bergigi untuk
memakannya, aku tidak mau dahanmu kerana aku sudah terlalu tua untuk
memotongnya, aku tidak mau batang pohonmu karena aku tidak belayar
lagi, aku merasa lelah dan ingin istirahat," jawab lelaki tua
itu. "Jika begitu, istirahatlah di perduku," kata pohon apel itu.
Lalu lelaki tua itu duduk beristirahat di perdu pohon apel itu.
Mereka berdua menangis....

Sebenarnya, pohon apel yang dimaksudkan di dalam cerita itu adalah
kedua ibu bapak kita. Bila kita masih muda, kita suka bermain
dengan mereka. Ketika kita meningkat remaja, kita perlukan bantuan
mereka untuk meneruskan hidup. Kita tinggalkan mereka dan hanya
kembali meminta pertolongan apabila kita didalam kesusahan. Namun
begitu, mereka tetap menolong kita dan melakukan apa saja asalkan kita bahagia
dan gembira dalam hidup. Anda mungkin berfikir bahwa anak lelaki itu bersikap
kejam terhadap pohon apel itu, tetapi
fikirkanlah, itu hakikatnya bagaimana kebanyakan anak-anak masa kini
terhadap ibu-bapa mereka. Hargailah jasa ibu bapak kita. Jangan hanya
kita menghargai mereka karena kita butuh saja, kasih orang tua tidak
pernah habis, selamanya.

selengkapnya...

Tahukah Anda.

Mungkin bayi asal Inggris ini memiliki nama terpanjang di dunia dan
paling sulit diingat. Simak saja nama bayi ini: Autumn Sullivan


Corbett Fitzsimmons Jeffries Hart Burns Johnson Willard Dempsey
Tunney Schmeling Sharkey Carnera Baer Braddock Louis Charles Walcott
Marciano Patterson Johansson Liston Clay Frazier Foreman Brown.

Bayi ini memiliki satu nama depan, 25 nama tengah, dan satu nama
keluarga. Kedua puluh lima nama tengah semuanya diambil dari nama-
nama petinju top di dunia.

"Semua itu muncul karena ayah dan ibu terobsesi pada tinju dan selera
humornya sedikit gila," kata ibu bayi tersebut, Maria.

selengkapnya...

Orang Kaya dan Tukang Sepatu

Ada seorang tukang sepatu yang miskin yang selalu tampak gembira. Ia sedemikian bahagia. Ia bersenandung dari pagi sampai malam. Anak-anak sering berdiri di samping jendela rumahnya untuk menikmati senandungnya.

Di sebelah rumah sang tukang kayu tinggalah seorang kaya yang mgnggunakan seuruh waktunya untuk menghitung uang dan baru pergi tidur menjelang pagi. Ia tidak dapat memejamkan mata karena

terganggu oleh senandung tukang sepatu. Ia berpikir bagaimana dapat menghentikan kebiasaan si tukang sepatu.

Pada suatu hari ia mengundang tukang sepatu ke rumahnya. Orang kaya itu memberikan sebuah tas kecil penuh berisi uang emas. Tukang sepatu itu sangat takjub. Selama hidupnya, baru kali ini ia melihat uang sebanyak itu. Setelah berterima kasih, pulanglah si tukang sepatu.

Sesampainya di rumah ia khawatir kalau-kalau orang lain melihat uang itu, maka disimpannya uang emas itu maka disimpannya uang emas miliknya itu di bawah bantalnya. Walaupun begitu, ia tetap cemas. Ia tidak bisa tidur karena gelisah. Berulang kali ia memindahkan uangnya dari satu tempat ke tempat lain di dalam rumah.

Demikianlah, berhari-hari lamanya si tukang sepatu menjadi sedemikian sibuk dengan uang emas itu sehingga ia tidak sempat lagi membuat sepatu.ia pun tidak sempat bernyanyi lagi. Anak-anak pun sudah tidak pernah muncul lagi.

Akhirnya, si pembuat sepatu merasa kini ia tidak bahagia. Lalu cukup lama ia termenung. Tiba-tiba ia mengambil uangnya dan pergi ke tetangganya yang sangat kaya itu. "Ambillah uangmu kembali!" ia berkata, "Hidupku menjadi tidak tenag karenanya. Lebih celaka lagi, teman-temanku tidak mengunjungi aku lagi. Aku lebih suka menjadi tukang sepatu seperti dulu lagi," sambungnya.

Segera setelah itu ia kembali bekerja sambil bersenandung sepanjang hari dengan wajah-wajah lucu anak-anak disamping jendela rumahnya. Ia bahagia lagi.

selengkapnya...

Berhentilah Jadi Gelas

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya
belakangan ini selalu tampak murung.

"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di
dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.

"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya

untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang
murid muda.

Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan
gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana
yang diminta.

"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata
Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit."
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air
asin.

"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.

"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih
meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis
keasinan.

"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat
tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau."
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa
bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa
asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah
di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil
mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir
danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan
membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin
dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya
kepadanya, "Bagaimana rasanya?"

"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan
punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber
air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang
tersisa di mulutnya.

"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"

"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan
meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,
membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah
dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.
Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus
kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai
untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang
dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun
demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang
bebas dari penderitaan dan masalah."

Si murid terdiam, mendengarkan.

"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat
tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya
tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu
jadi sebesar danau."

selengkapnya...

Pilihan Kita

Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang
baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya
kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, "
Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"

Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka
dapat tetap mengikutinya dari

satu restoran ke restoran yang lain. Alasan
mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena
sikapnya.

Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari
yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana
melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai.

Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku
temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang
menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.

Bagaimana kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan
berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada
di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu
memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih
untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih
belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat
memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya..
Aku selalu memilih sisi positifnya."

"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry,
"Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan
adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan.
Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu.
Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu,
bagaimana kamu hidup."

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah
terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak
terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba
membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor
kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan
dan segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry
dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di
dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.

Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang
lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?"
Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang
dia pikirkan saat terjadinya perampokan.

"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci
pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku
tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih
untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."

"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya
hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku
ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku
jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus
mengambil tindakan."

"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya
padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku..

Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku
menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku
katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup,
bukan orang mati'."

Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya
hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat
memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.


Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain
adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal
dalam hidup akan jadi lebih mudah.

Sekarang kamu punya dua pilihan:
1. Kamu dapat menutup blog ini, atau
2. Kamu meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi.

Aku berharap kamu memilih #2, karena aku telah melakukannya.

***************************************************************

selengkapnya...

Intermezo : Boleh Percaya Boleh Tidak

Durasi orgasme seekor b4bi dapat mencapai 30 menit lamanya !!..... (kalo
reinkarnasi ada yang berminat jadi B4bi ? Cuma gue bingung kok
bisa-bisanya tau soal ini ya) ...

Membenturkan kepala ke tembok menghabiskan 150 kalori setiap jamnya......
Hmm...Gue masih kepikiran soal b4bi tadi......) ...

Dari banyak spesies, hanya manusia dan lumba-lumba yang bisa melakukan
seks sebagai

sebuah kesenangan...... (Oh jadi itu sebabnya Flipper sang
lumba-lumba selalu tersenyum dan b4bi bisa orgasme 30 menit? Nggak adil,
nggak adil !!!!!) ...

Semua beruang kutub kidal...... (Sebodo amaaattt!)

Seekor kecoa mampu bertahan hidup selama 9 hari tanpa kepala, sebelum mati
karena kelaparan...... (Hii syeerem... Jadi next time kalo mau mbunuh
kecoa, make sure seluruh badan ancur!) .....

Seekor kutu mampu melompat sejauh 350 kali panjang badannya. Kira-kira
sama dengan seorang manusia melompat sejauh lapangan sepak bola !!!.....
(masih kebayang yang tadi..30 menit bow...kebayang nggak sih?...dan kenapa
musti b4bi?) .....

Belalang sembah jantan tidak bisa membuahi betinanya selama kepalanya
masih menempel pada tubuhnya. Sang betina harus memulai ritual seks dengan
memenggal kepala sang jantan...... (Mudah-mudahan nggak ada yang ngasih
tahu mereka soal b4bi tadi....)

Beberapa jenis singa mampu kawin sebanyak 50 kali dalam sehari......
(Boleh juga, tapi lebih gila b4bi. Quality over quantity bow...)

Alat perasa pada kupu-kupu adalah kakinya...... (geli geli gitu donk...).....

Bintang laut tidak mempunyai otak........ (Ah, nggak cuma bintang laut.
Manusia juga ada.) .....

selengkapnya...

Kentut Anda

Tahukah anda bahwa jika anda berteriak terus menerus selama 8 tahun, 7
bulan dan 6 hari, energi yang anda keluarkan akan cukup untuk memanaskan
secangkir kopi.... (Ngapain? Nggak sebanding sama hasilnya) ..... Jika
anda kentut secara konsisten selama 6 tahun 9 bulan, anda akan
menghasilkan gas yang cukup untuk menciptakan energi yang diperlukan dalam
membuat bom atom..... (Nah, kalo ini mendinganlah, lebih sebanding) .....

selengkapnya...

30.7.07

aku ada karena aku harus.

aku datang karena harus. aku pergi karena aku ingin. jangan pernah mencoba mengingkari kenyataan ini.

kamu dan aku hanyalah partikel kecil elektron bumi yang sedang terpisah jarak, namun waktu masih berbaik hati padaku untuk menemukanmu.

air, tanah, udara, dan api adalah bagian dari diriku, dan segala tanggung jawab yang aku pikul karenanya.

namun jangan khawatir, aku ada karena aku harus.

Jika aku harus bereduksi dengan berbagai hal sepele yang ada,
maka aku hanya akan menjadi elektron negatif yang terlalu melebih-lebihkan kekuatanku untuk menantang hukum jagad yang seharusnya tetap apa adanya.

namun bukan berarti aku akan menyerah begitu saja,

sebab aku adalah aku,

dan takkan ada yang dapat mengubah kenyataan ini, sampai kapanpun.

konsekuensi yang harus kutanggung,
aku telah mengeliminasinya sedemikian hebatnya,
hingga aku pun takkan sempat merasakan apa itu kesedihan,
hanya dapat kurasakan apa itu kegembiraan yang kurang sempurna.

Ya, kamu takkan mengerti hal ini jika kamu belum pernah mengalaminya.

namun percayalah, semua itu adalah nyata,

sama nyatanya dengan hidung yang ada pada wajahmu, terlalu tegak, namun jarang kau lihat
(terlalu tegak, walaupun beberapa diantaranya dikatakan orang "mancung kedalam", aku mengerti substansinya, hanya saja...)

yang harus kau lakukan adalah (jangan berputar atau berubah, aku takkan menyarankan itu..)

berpalinglah sedikit, lihatlah sekelilingmu-namun jangan terlalu lama sehingga kaupun terseret kedalamnya-

kemudian tangkaplah seluruh inti elektron seutuh-utuhnya,

hingga kau pun tak sanggup lagi menampungnya, dan resapi itu.

positif dan negatif, baik dan buruk, terang dan gelap, untung dan rugi, yin dan yang, kiri dan kanan, atas dan bawah, maka akan kausadari, semua itu selalu berpasangan.


ada pencopet yang bekerja hanya karena alasan perut, pencuri dan biaya sekolah.

atau dapat pula kukatakan, kita takkan pernah mengenal terang jika tak ada gelap.

semua itu hanya berputar dan berputar.

sebab dan akibat,

tindakan dan konsekuensi.

itu tak lebih.

dan takkan pernah lebih.


Itu kujamin

selengkapnya...

7.7.07

10 Tempat teraneh di dunia.



Thank you for Fucking, Austria

Fucking adalah nama kota kecil di Austria (populasi 150). Kota kecil ini deikenal dengan nama “Fucking” kurang lebih sejak 1070.
Hal yang paling populer di kota ini adalah marka jalan dengan nama kota ini, kadang banyak turis yang berbahasa inggris berhenti hanya untuk sekedar mengambil foto. Bahkan, marka jalan yang satu ini menjadi marka jalan paling banyak dicuri di Austria. Penduduk kota memiliki anggaran khusus untuk mengganti marka jalan yang dicuri tersebut. Mau mengkoleksinya?

Sealand: a micronation on the waters of the North Sea

Sealand adalah negara mini yang berlokasi 10 kilometer dari tepi pantai Suffolk, Inggris. Sealand dihuni oleh keluarga dan kerabat Paddy Roy Bates. Area yang bisa dihuni hanya sekitar 550 m2.
Meskipun kedaulatan dan kekuasaan negara ini tidak diakui oleh negara manapun, ini mungkin menjadi negara mini yang paling dikenal di dunia, dan kadang muncul dalam perdebatan sebagai studi kasus bagaimana berbagai prinsip hukum internasional bisa diperdebatkan. Makin lama bisa makin sempit nih…

A museum devoted to the Penis

The Icelandic Phallological Museum di HusavĂ­k, Islandia, adalah museum yang didedikasikan pada phallology. Saat ini museum ini memiliki 154 spesimen yang dipamerkan layaknya trofi berburu, dibalsem dengan formaldehia, atau dikeringkan di kotak display. Museum ini berusaha mengumpulkan spesimen penis dari setiap mamalia yang ada di Islandia, termasuk beberapa spesies yang terancam punah atau yang sudah punah di perairan Islandia. Manusia mamalia kan? Yang nyumbangin sapa yah?

Erving’s Location. Population: 1

Erving’s Location terletak di provinsi Coos, New Hampshire. Di New Hampshire lokasi, kontribusi, distrik , dan jual beli adalah hal yang terpisah dari provinsi yang bukan merupakan bagian dari kota dan memiliki pemerintahan sendiri secara terbatas(jika ada, kebanyakan tak berpenghuni).
Menurut sensus tahun 2000, satu orang hidup di Erving. Beberapa berspekulasi bahwa statistik sensus untuk Erving bisa saja merupakan malfungsi komputer. Nggak kesepian apa? Kimpi sama sapa tuh orang?

The Mojave Lonely Phone Booth

The Mojave Phone Booth adalah satu-satunya telepon booth di Mojave National Preserve yang menarik perhatian banyak orang di tahun 1997, karena lokasinya yang tidak wajar. Booth yang satu ini berjarak 15 mil dari jalan raya terdekat antar negara bagian, dan bermil-mil dari bangunan manapun. Orang-orang kadang menelpon booth ini hanya untuk mendapat jawaban, dan beberapa yang lain melakukan perjalanan ke lokasi booth ini untuk menjawab telepon, sering ada yang berkemah di sekitarnya. Ceritanya menginspirasi pembuatan film Mojave Phone Booth , yang dirilis 2006 lalu. Kok gw blom pernah denger nih pelem yah?

The smallest park in the world: 452 in2

Mill Ends Park di Portland, Oregon adalah taman terkecil di dunia, menurut Guinnes Book of Record. ‘taman’ ini berukuran 610mm yang pada tahun 1948 sebenarnya bertujuan dibangun untuk tiang lampu. Taman ini dilengkapi dengan beberapa barang yang tidak wajar selama bertahun-tahun termasuk kolam renang untuk kupu-kupu(lengkap dengan peralatan menyelam) dan miniatur ferris wheel (ditambah kran air dengan ukuran biasa). Tertarik buat mengalahkan rekor ini? Gampang kayaknya…

A Christian Chapel decorated by the bones of 40,000 people

The Sedlec Ossuary kapel kristen kecil, yang berlokasi di bawah Cemetery Church of All Saints di Czech Republic.
The ossuary berisi kira-kira 40.000 tengkorak manusia yang ditata secara artistik untuk membentuk dekorasi dan peralatan untuk kapel tersebut. Apa nggak serem yah?

Climb the World’s steepest street

Jalan sepi di pinggiran kota Baldwin Street, di New Zealand kota bagian selatan Dunedin, dianggap sebagai jalan paling curam di dunia.
Pada sudut paling maksimum, kemiringannya kira-kira 1:2.86 (20° atau 38%)- sehingga , untuk setiap jarak 2,86 meter secara horisontal, ketinggiannya mencapai 1 meter. Masak di Indo nggak ada sih jalan curam kayak gini?

Welcome to Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch

Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch adalah desa di pulau Anglesey di Wales. Dikenal secara resmi memiliki nama tempat paling panjang di Inggris, dan di dunia. Nama panjang tersebut direncanakan di tahun 1860 atas kebanggan memiliki nama terpanjang dari jalur rel kereta api di Great Britain, tapi tidak dianggap kata otentik di tata bahasa Welsh. Kalau di terjemahkan ke dalam bahasa indonesia kira-kira artinya “Gereja St Mary di lembah pohon hazel putih dekat pusaran air cepat dan gereja gua merah St Tysilio ”. Sampe sekarang gw masih belum bisa kalo disuruh baca, apalagi ngapalin…

Climb the Rabbit’s Hill

Colletto Fava adalah bukit yang berketinggian 1.500 m di bagian selatan daerah Piedmont di Italia. Tahun 2005, kelinci pink raksasa dibangun disisi pegunungan. Anggota grup seniman Viennese yang mendirikan ini bukan hanya berharap orang-orang akan memperhatikan karya mereka, tapi juga agar pendaki tertarik untuk mendaki dan beristirahat di atasnya. Kenapa harus kelinci? Dan kenapa harus pink gitu loh???

Ada lagi nggak tempat yang menurut lo patut mendapat julukan tempat paling aneh?
Komentar»

selengkapnya...