10.8.07

Pelayanan

Ada sepucuk surat yang tulisannya seperti cakar ayam. Surat itu ditujukkan kepada Tuhan. Seorang pegawai pos


menjadi bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ia meutuskan untuk membuka lalu membacanya: "Tuhan, namaku Tomi. Aku berumur enam tahun. Ayah sudah meninggal. Ibu sekarang bekerja keras untuk membiayai enam anak. Dapatkah Tuhan mengirim untuk keluargaku lima ratus ribu rupiah?"

Bapak pegawai pos itu tergerak hatinya. Ia enunjukkan surat itu kepada kawan-kawannya. Mereka bersedia mengumpulkan uang untuk menyumbang kepada keluarga itu.

Beberapa minggu kemudian, mereka menerima surat kedua yang isinya: "Lain kali tolong Tuhan kirimkan langsung ke alamat rumah kami. Jika lewat kantor pos, mereka mengambil tiga ratus ribu rupaih."

No comments: