10.8.07

Tragedi Buah Apel

Kardinal Roncalli, yang di kemudian hari menjadi Paus yohanes XXII, pada suatu perjamuan malam kenegaraan duduk semeja dengan seorang putri bangsawan yang masih muda. Putri muda ini berpakaian sangat minim. Kardinal menunjukkan


rasa kurang senangnya. Dia bersikap acuh tak acuh sampai akhirnya acara makan malam tiba. Beliau mengambil buah apel dan mengupasnya, lalu memberikannya kepada bangsawan itu.

"Terima kasih banyak, Monsinyur. Saya memperoleh kehormatan besar dari Monsinyur," kata putri muda itu dengan mata berbinar.

Monsinyur menanggapi, "Setelah Hawa makan buah apel, ia menyadari betapa minimnya pakaian yang ia pakai."

No comments: